Syarat Tumbuh Budidaya Tanaman Bawang Merah

SYARAT TUMBUH DALAM BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH

IKLIM. Dalam pertumbuhannya tanaman bawang merah cocok pada daerah yang beriklim kering dengan suhu yang agak panas dan cuaca cerah terutama yang mendapat sinar matahari lebih dari 12 jam. Apabila tanaman bawang merah ditanam di tempat yang terlindung dapat menyebabkan pertumbuhan umbi yang kecil dan hasilnya kurang memuaskan.

Bawang merah tidak tahan kekeringan karena akarnya yang pendek. Selama pertumbuhan dan perkembangan umbi, dibutuhkan air yang cukup banyak. Walaupun memerlukan banyak air tetapi tanaman bawang merah paling tidak tahan terhadap air hujan dan tempat yang selalu basah dan becek.
budidaya-tanaman-bawang-merah2
Mengingat hal itu, sebaiknya bawang merah ditanam di musim kemarau atau pada akhir musim hujan, agar tanaman mendapatkan pengairan yang baik. Tanaman bawang merah dapat ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi (0-900 m dpl) dengan curah hujan 300-2500 mm/th.

Namun pertumbuhan tanaman maupun umbi yang terbaik di ketinggian sampai 250 m dpl. Bawang merah masih dapat tumbuh dan berumbi di ketinggian 800-900 m dpl, tetapi umbinya lebih kecil dan warnanya juga kurang mengkilap. Selain itu, umurnya juga lebih panjang dibanding umur tanaman yang ditanaman di dataran rendah karena suhu di dataran tinggi lebih rendah.

Pada suhu yang rendah hasil umbi bawang merah kurang baik. Pada suhu 22o C tanaman masih mudah membentuk umbi, tetapi hasilnya tidak sebaik jika ditanam di dataran rendah yang bersuhu panas. Daerah yang sesuai adalah yang suhunya sekitar 25-32o C dan suhu rata-rata tahunnya 30o C.

TANAH. Tanaman bawang merah menyukai tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung organik. Tanah yang gembur dan subur akan mendorong perkembangan umbi sehingga hasilnya besar-besar. Selain itu, bawang merah hendaknya ditanam di tanah yang mudah meneruskan air, aerasinya baik, dan tidak becek.

Jenis tanah yang paling baik untuk tanaman bawang merah adalah tanaman lempung berpasir atau lempung berdebu. Jenis tanah ini memiliki aerasi dan drainase yang baik karena mempunyai perbandingan yang seimbang antara fraksi liat, pasir, dan berdebu. Keasaman tanah (pH) yang paling sesuai untuk bawang merah adalah yang agak asam sampai normal (6,0-6,8). Tanah ber-pH 5,5-7,0 masih dapat digunakan untuk penanaman bawang merah.

Tanah yang terlalu asam dengan pH di bawah 5,5 banyak mengandung garam aluminium (Al). Garam ini bersifat racun sehingga dapat menyebabkan tanaman menjadi kerdil. Di tanah yang terlalu basa dengan pH lebih dari 7 garam Mangan (Mn) tidak dapat diserap oleh tanaman. Akibatnya umbi yang dihasilkan kecil dan produksi rendah.

Oleh karena di tanah asam tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik maka tanah tersebut perlu pengapuran. Pengapuran ini sebaiknya dikerjakan beberapa minggu sebelum penanaman. Jangan mengapur tanah saat bawang merah sudah ditanam karena akar bawang merah tidak tahan terhadap kapur.
budidaya tanaman bawang merah

About bawangmerah.org

Jual Bawang Merah Berkualitas dan Paling Murah se-Indonesia. Tempat Bisnis Bawang Merah dan Belajar Terlengkap Segalanya Tentang Bawang Merah. Salam Hormat dari kami www.bawangmerah.org.
No comments yet.

Leave a Reply